Belajar my SQL Derian Community & Rizky Abdulaah (RICO/Q-D03t) Corporation

Tutorial ini saya peruntukan untuk anak – anak RPL SMK PGRI 2 Cianjur yang kesusahan untuk mencari totial tentang my SQL, semoga kalian suka,,, Baca Ya….

Seri Belajar MySQL 5 Kasus:Data Perpustakaan
MySQL adalah salah satu paket DBMS yang sudah banyak dikenal oleh Masyarakat TI.
Buku-buku serta panduan untuk belajar MySQL pun sudah banyak sekali. Versi dari
MySQL sekarang sudah nyampe pada versi 5 walaupun versi 6.0 alpanya udah bisa di
download di situs resmi dari mysql (www.mysql.com).
Pada saat ini, saya akan mencoba untuk ikut membahas sedikit tentang penggunaan
MySQL dengan menyertakan studi kasus pada data perpustakaan, dengan menggunakan
MySQL 5.0. Walopun sedikit, semoga kita bisa mengambil manfaat darinya.
Menjalankan database server MySQL
di Linux
1. Masuk ke terminal / konsole
caranya:
a. Tekan alt – F2 (alt ditekan dan jangan dilepas kemudian tekan F2)
b. Ketika muncul kotak dialog Run Application, tulis konsole, kemudian klik Ok atau
tekan ENTER
2. perintahkan:
/etc/init.d/mysqld start (login sebagai root)
Jika berhasil, maka akan muncul tulisan Ok
di Windows
1. Masuk Command Prompt/Windows Explorer
2. Aktifkan direktori bin dimana mysql diinstal
3. jalankan mysqld.exe
Koneksi ke MySQL server melalui MySQL klien
Seperti telah disebutkan bahwa MySQL adalah program yang multi user. Oleh karena itu, ketika
kita akan melakukan koneksi, maka kita harus mempunyai hak akses terhadap data yang ada di
Lisensi Dokumen:
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan
disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat
tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang
disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang,
kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
2
dalam database server dan masing-masing user bisa memiliki password yang berbeda-beda. Ini
merupakan salah satu fasilitas keamanan yang biasanya diberikan oleh software DBMS yang
multi user. Selain itu juga klien bisa melakukan koneksi dari komputer manapun yang terhubung
di dalam jaringan dan memiliki hak akses untuk melakukan koneksi dari komputer lain yang
ditentukan. Untuk melakukan koneksi, digunakan program klien yang bernama mysql. Dalam
penggunaannya, mysql mempunyai beberapa parameter. Parameter yang sering digunakan
untuk melakukan koneksi adalah namauser dan password serta nama host (jika koneksinya
melalui komputer lain). Penulisan parameter bisa dibalik-balik antar parameter, bukan antar
nilainya.
1
Caranya:
[user@localhost user]$ mysql -h -u -p
Sebagai contoh user yang bernama ‘uun’ dengan password ‘kbmokbos’ akan melakukan koneksi
ke database server MySQL, maka yang dilakukan:
[user@localhost user]$ mysql -hserver -uuun -pkbmokbos
Atau supaya passwordnya tidak kelihatan, caranya:
[user@localhost user]$ mysql -uuun -p
Enter password:
Jika koneksi berhasil, maka akan ditampilkan:
Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or ¥g.
Your MySQL connection id is 10 to server version: 5.0.27-community-nt
Type ‘help;’ or ‘¥h’ for help. Type ‘¥c’ to clear the buffer.
mysql>
Ketika sudah terjadi koneksi, maka akan ditampilkan prompt mysql, yang artinya bahwa klien
sudah siap untuk meminta request/layanan kepada server, dan server pun sudah siap untuk
melayani permintaan dari klien.
Ada beberapa prompt di mysql, dan masing-masing memiliki arti sendiri.
Prompt Arti
mysql> Siap untuk perintah baru.
-> Menunggu baris perintah berikutnya.
‘> Menunggu baris perintah berikutnya, karena pernyataan yang diawali
dengan tanda petik satu(‘) belum ditutup dengan tanda yang sama.
“> Menunggu baris perintah berikutnya, karena pernyataan yang diawali
dengan tanda petik dua(“) belum ditutup dengan tanda yang sama.
Jika database server belum dijalankan, maka akan ditampilkan pesan berikut:
ERROR 2002: Can’t connect to local MySQL server through socket
‘/var/lib/mysql/mysql.sock’ (2)
Database sudah dijalankan, tapi password yang dimasukkan salah atau user tidak dikenal:
ERROR 1045: Access denied for user: ‘root@localhost’ (Using password:
YES)
atau jika passwordnya tidak diisi:
ERROR 1045: Access denied for user: ‘aku@localhost’ (Using password:
NO)
Perintah Dalam Lingkungan MySQL
Perintah untuk lingkungan MySQL dapat diberikan dengan menggunakan perintah ¥h pada
prompt MySQL. ¥h atau help adalah perintah untuk menampilkan daftar perintah yang dapat
digunakan dalam lingkungan MySQL.
Berikut tampilan yang dihasilkan jika kita memberikan perintah help atau ¥h dengan diikuti
ENTER.
mysql> ¥h
MySQL commands:
Note that all text commands must be first on line and end with ‘;’
help (¥h) Display this help.
? (¥?) Synonym for `help’.
clear (¥c) Clear command.
Connect (¥r) Reconnect to the server. Optional arguments are db
and host.
2
edit (¥e) Edit command with $EDITOR.
ego (¥G) Send command to mysql server, display result
vertically.
exit (¥q) Exit mysql. Same as quit.
go (¥g) Send command to mysql server.
nopager (¥n) Disable pager, print to stdout.
notee (¥t) Don’t write into outfile.
pager (¥P) Set PAGER [to_pager]. Print the query results via
PAGER.
print (¥p) Print current command.
quit (¥q) Quit mysql.
rehash (¥#) Rebuild completion hash.
source (¥.) Execute a SQL script file. Takes a file name as an
argument.
status (¥s) Get status information from the server.
tee (¥T) Set outfile [to_outfile]. Append everything into
given outfile.
use (¥u) Use another database. Takes database name as
argument.
Catatan:
Perintah-perintah dalam MySQL tidak menerapkan aturan case sensitif, perintah bisa dituliskan
dalam huruf besar ataupun huruf kecil.
Aturan case sensitif diterapkan pada penamaan objek-objek dalam database atau nama tabel
khusus untuk lingkungan *nix (Unix dan Linux).
Contoh, pernyataan berikut adalah sama:
mysql> SELECT USER(), VERSION();
+—————-+———————+
| USER() | VERSION() |
+—————-+———————+
| root@localhost | 5.0.27-community-nt |
+—————-+———————+
1 row in set (0.70 sec)
Perintah berikut terdapat kesalahan, karena nama database/table tidak sesuai (harus case
sensitif)
mysql> use MySql;
ERROR 1049: Unknown database ‘MySql’
mysql> desc HOST;
ERROR 1146: Table ‘mysql.HOST’ doesn’t exist
mysql> select User from uSer;
ERROR 1146: Table ‘mysql.uSer’ doesn’t exist
nama field tidak case sensitif
mysql> Select UsEr,Host,password from user;
+——+———————–+——————+
| UsEr | Host | password |
+——+———————–+——————+
| root | localhost | 47b3026f73b8c496 |
| root | localhost.localdomain | 47b3026f73b8c496 |
| uun | % | 3e4d039e1127f2fb |
+——+———————–+—————
3
Manipulasi Database MySQL Dengan PHP
• Membuat database mysql dengan PhpMyadmin
• View
• Insert
• Edit
• Delete
• Searching
• Membuat Hitcounter dengan file teks
Syarat :
• Mengerti penggunaan tag HTML
• Browser dapat mengenali sintak Php
• PC sudah terinstall MySql
Php seperti kita ketahui ialah bahasa pemrograman berbasis web. Bahasa ini
mempunyai kelebihan yaitu kompabilitasnya dengan berbagai macam jenis database ,
dukungan dengan berbagai macam jenis sistem operasi. Php lebih cocok dan umum
digunakan jika di gabungkan dengan database mysql. Mysql dengan Php seakan-akan
dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Tentunya untuk dapat menggunakan keduanya
dibutuhkan tingkat kemampuan programming tertentu. Tulisan ini ditujukan bagi anda
yang ingin mulai menyentuh dan mengembangkan aplikasi berbasis Php mysql. Syarat
yang harus dikuasai terlebih dahulu ialah anda harus memahai benar-benar HTML.
Banyak tutorial di internet, namun penulis yakin bahwa anda pasti bisa html karena
HTML itu sebenarnya sangat mudah. Selain anda harus mahir HTML juga persiapkan
juga agar browser anda dapat mengenali sintak Php. Penulis sarankan gunakan
PhpTriad, atau easyphp. PhpTriad sudah menyertakan Php, MySql, PhpMyAdmin.
Untuk penggunaan Phptriad anda dapat membaca artikel

http://www.ilmukomputer.com/populer/abepoetra-phptriad.php.

Diasumsikan bahwa php sudah dapat berjalan di browser dan juga anda sudah
menginstall MySql. Sekarang buat direktori di folder C:\apache\htdocs, buat direktori
dengan nama ikc; sehingga direktorinya c:\apache\htdocs\ikc\. Untuk mengaksesnya
anda dapat membuka browser dan mengetikkan http://localhost/ikc/
Tutorial ini akan membahas php dan mysql dimana akan dicontohkan bagaimana
menghubungkan antara database mysql dengan php, bagaimana menampilkan isi
database, update database, hapus database, search database serta berbagai bentuk
aplikasi lainnya seperti membuat login dengan php dengan mysql, chat, polling.
Membuat Database mysql dengan PhpMyAdmin
Pertama kita akan membuat database di mysql dan menampilkannya di browser
tentunya masih menggunakan Php. Untuk membuat database di mysql sebaiknya
gunakan PhpMyadmin. Jika anda menggunakan phptriad untuk mengakses
phpmyadmin, pada browser ketikkan http://localhost/phpmyadmin/.
Penulis menggunakan phpMyAdmin 2.2.0rc4. Penulis tidak menggunakan phptriad tapi
easyphp (http://www.easyphp.org) jadi untuk masalah url di localhost dapat
disesuaikan.
Pertama kali buat database mysql dengan phpmyadmin. Beri nama databasenya ikc.
4
Gambar 1: Database baru
Setelah itu klik create. Database baru sudah terbentuk, sekarang kita tinggal membuat
tabelnya. Contoh pertama kita buat tabel sederhana yaitu tabel pengunjung pada sebuah
halaman web.
Karena kita akan membuat tabel dengan nama pengunjung yang mempunyai field
sejumlah 4 yaitu : id, nama, email dan situs. Maka masukkan pengunjung pada dan 4
pada fields. Klik Go.
Gambar 3: Membuat field pd database
Selanjutnya ialah mengisi field pada database. Field pertama masukkan id,
Tabel 1: Field pada tabel pengunjung
Field Type Length Attirbut Null Default extra P I U
id Int 5 Not
null
Auto_increement P
nama Varchar 75 Not
null
email Varchar 75 Not
null
situs Varchar 75 Not
null
P : Primary
I : Index
U : Unique
Gambar 4: id di set auto_increement dan primary
Jangan lupa bahwa php case sensitif jadi sebaiknya isikan semua field dengan huruf
kecil termasuk id. Pada gambar 4 id di setting auto_increement dan Primary.
Auto_increement artinya setiap pengisian record (data ) otomatis nilai id akan di
naikkan . Primary artinya memberi kunci yang unik yang dapat di jadikan pengenal
dalam tabel (dalam hal ini tabel pengunjung). Angka lebih baik di jadikan kunci utama
dari sebuah tabel. Karena angka itu unik dan penggunaannya pun bisa di urutkan
sehingga tidak akan ada duplikasi data. Dengan kata lain hanya dengan id kita nantinya
akan dapat melakukan editing, deleteing, update pada record.
Jika sudah klik save.
Nantinya hasil tabel pengunjung seperti gambar 5 :
Gambar 5: Tabel pengunjung
Browse untuk melihat isi table (record)
Insert untuk mengisi table
Drop Menghapus field
Primary, Index, Unique Menjadikan primary, index atau unique
Isi database tersebut dengan beberapa records, klik Insert untuk mengisinya :
Karena id auto_increement maka id tidak perlu diisi. Jika sudah kli Save. Untuk
melihat record klik Browse :
Gambar 7: Browse tabel
Apabila anda tidak menggunakan PhpMyadmin untuk administrasi database MySql
maka script yang dapat anda ketikkan di mysql atau paste di jendela query :
CREATE TABLE `pengunjung` (`id` INT(5) not null AUTO_INCREMENT, `nama`
VARCHAR(75) not null, `email` VARCHAR(75) not null, `situs` VARCHAR(75) not null ,
PRIMARY KEY (`id`))
5
View
Database sudah terbentuk, sekarang kita akan mulai bagaimana caranya menampilkan
isi tabel tersebut pada browser yang tentunya menggunakan Php. Pertama jangan lupa
start dulu apache dan mysql anda (jika anda menggunakan PhpTriad).
Tabel 2: Source code view.php
view.php
1 <?
2
3 $host = localhost;// alamat atau host
4 $user = root; // username
5 $pass = “”; // password
6
7 $koneksi = mysql_connect(“$host”,”user”,$pass);
8
9 mysql_select_db(“ikc”,$koneksi);
10
11 $query = mysql_query(“select * from pengunjung”,$koneksi);
12
13 $jumlah = mysql_num_rows($query);
14
15 echo “Daftar Pengunjung”;
16 echo “Jumlah pengunjung : $jumlah”;
17
while($baris
=mysql_fetch_array($query))
18 {
19 echo “
“;
20 echo $baris[0];
21 echo “
“;
22 echo “Nama : “;
23 echo $baris[1];
24 echo “
“;
25 echo “Email : “;
26 echo $baris[2];
27 echo “
“;
28
echo “Homepage :
“;
29 echo $baris[3];
30 }
31
32 ? >
Penjelasan :
1. Php selalu di awali oleh tag . Seperti pada baris ke 1
dan baris ke 32.
2. Baris ke 7 , merupakan cara untuk melakukan koneksi ke mysql. Syarat
koneksi ke Mysql ialah memasukkan nama host / IP, username dan tentunya
password. Secata default koneksi ke mysql seperti script diatas (baris 7)
dengan host = localhost, user = root, dan password di kosongi.
Ringkasnya sintak baris 7 dapat di tulis :
$koneksi = mysql_connect(“localhost”,”root”,”");
3. Setelah terhubung dengan mysql langkah selanjutnya ialah memilih database
yang akan digunakan. Pada contoh ini database yang digunakan bernama
ikc. Baris 9 merupakan sintak bagaimana memilih database.
4. Setelah memilih database ikc, maka kita dapat melakukan query. Dengan
6
sintak seperti baris 11 maka kita akan mengambil semua record yang
terdapat pada tabel pengunjung.
5. Setelah melakukan query maka kita perlu juga menghitung banyaknya
record yang terdapat pada tabel. Baris 13 adalah cara untuk menghitung
seluruh isi tabel.
6. Langkah utama ialah bagaimana menampilkan isi tabel ke dalam browser.
Baris 17 memasukkan semua isi hasil dari query ke dalam variable $baris. Di
dalam $baris inilah semua isi tabel (record) di tampung. Pada contoh diatas
untuk menampilkan setiap urutannya menggunakan urutan dari field yang
ada di tabel.
$baris[0] artinya menampilkan isi field id. Cara ini sama dengan
$baris[“id”]. Dan seterusnya. Urutan pertama dimulai dengan angka 0 (nol).
Di browser hasilnya :
Kesimpulan :
Untuk menampilkan database mysql di Browser dengan Php langkah-langkahnya :
• Hubungkan dulu Php dengan mysql (menggunakan fungsi mysql_connect())
• Pilih database (menggunakan fungsi mysql_select_db)
• Query (menggunakan fungsi mysql_query())
• Tampilkan (menggunakan fungsi mysql_fetch_array)
Insert
File view.php tidak memungkinkan untuk seseorang memasukkan record dikarenakan
file tersebut hanya menampilkan record. Untuk dapat membuat sebuah halaman yang
dapat memasukkan sebuah inputan maka perlu dibentuk sebuah form. Form tersebut
memuat variabel-variabel yang dibutuhkan yang kemudian setelah di submit akan di
proses dan dimasukkan dalam database. Maka dibutuhkanlah dua file yaitu input.htm
dan file pemroses input.php
Tabel 3: Source code input.htm
input.i nput.htm
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13

Nama :
Email:
Situs: 

7

name=”nama” artinya bahwa apapun yang di inputkan dalam text box tersebut
menjadi variable nama.
Gambar 9: input.htm
Tabel 4: Source code input.php
input.php
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Pada source code input.htm terdapat 3 variabel yaitu nama, email dan situs. Ketiga
variable tersebut nantinya akan diproses dalam file input.php. Cara pemrosesan atau
pemasukan data dalam database mysql ialah menggunakan perintah mysql yaitu
perintah insert.
mysql_query(“insert into pengunjung (nama, email, situs)
values (‘$nama’, ‘$email’, ‘$situs’)”,$koneksi);
Sintak tersebut memasukkan data yang terdapat pada variable nama, variable email,
variable situs untuk di masukkan ke dalam tabel pengunjung dengan urutan field nya
nama, email dan situs. Id tidak dimasukkan karena sudah auto_increement.
Memasukkan dalam database harus urut dengan fieldnya. Pada tabel pengunjung
urutannya id, nama, email, situs. Maka pada pengisiannya harus di urutkan.
Gambar 10: Urutan pemasukan data
Pengunjung (nama, email, situs) = nama field dalam tabel pengunjung.
Sekarang akan kita coba memasukkan data. Buka file input.htm di browser :
Gambar 11: Input data
Klik kirimi, maka selanjutnya akan diproses di input.php
Gambar 12: Input.php
Untuk melihat data buka lagi file view.php
Gambar 13: Tambahan record
Bisa anda lihat bahwa sekarang jumlah record ada 3. id yang tidak kita isikan dan
masukkan dalam input.php maka di isi otomatis dan nilainya di naikkan satu (+1)
menjadi 3. Inilah yang dinamakan auto_increement. Dari sini anda bisa membuat
sebuah form untuk input data. Program diatas juga dapat anda tambahkan yaitu : jika
ada nama atau email atau situs yang dikosongi maka data tidak dapat di masukkan ke
8
dalam database karena kosong.
Modifikasi input.php menjadi :
Tabel 5: Source code input.php
input.php
1
Baris 2 akan menyeleksi jika variable nama, email, situs tidak kosong maka masukkan
data (jalankan baris 4-9) namun jika kosong maka jalankan baris 11.
Edit
Sebuah database tentunya terdapat revisi-revisi atau perubahan isi tabel atau record.
Maka harusnya terdapat sebuah form yang mampu mengedit isi yang terdapat dalam
database. Jika pada file input.php kita sudah dapat memasukkan data ke dalam database
maka kali ini kita akan mengedit data yang telah di masukkan. Langkah pertama kita
harus memodifikasi file view.php agar dapat mempunyai link untuk menuju sebuah
form peng-editan yang selanjutnya dengan form tersebut akan di proses dan di update
ke dalam database.
Tabel 6: Source code baru view.php
view.php
1 <?
2
3
4 $koneksi = mysql_connect(“localhost”,”root”,”");
5
6 mysql_select_db(“ikc”,$koneksi);
7
8 $query = mysql_query(“select * from pengunjung”,$koneksi);
9
10 $jumlah = mysql_num_rows($query);
11
12 echo “Daftar Pengunjung”;
13 echo “
“;
14 echo “Jumlah pengunjung : $jumlah”;
15
while($baris =
mysql_fetch_array($query))
16 {
9
17 echo “
“;
18 echo $baris[0];
19 echo “
“;
20 echo “Nama : “;
21 echo $baris[1];
22 echo “
“;
23 echo “Email : “;
24 echo $baris[2];
25 echo “
“;
26
echo “Homepage :
“;
27 echo $baris[3];
28 echo “
edit“;
29 }
30
31 ?>
Script view.php mendapat tambahan pada baris 28. Dimana dibuat sebuah link yang
memanfaatkan variable id untuk di proses pada tahap selanjutnya.
Gambar 14: View.php
Jika cursor diarahkan pada link edit maka link tersebut akan menggunakan id dari
record untuk dijadikan sebagai variable pemroses di file edit.php.

http://localhost/ikc/my%20document%20perjuangan/pii/artikel/ilmu_komputer.com/ph

p_mysql/script/edit.php?id=1
Ketika cursor diarahkan pada record pertama maka link mempunyai nilai id=1. Nilai 1
diambil dari hasil query dari $baris[0]. Begitu seterusnya. Sehingga dengan mengambil
nilai dari id maka pada file edit.php nilai id tersebut akan di jadikan alat bantu untuk
editing. Kenapa harus menggunakan id ? karena id telah di set primary yang artinya
tidak ada redundancy id. File edit.php membawa sebuah variable id. Dengan variable
ini akan di lakukan query yaitu memilih semua field yang mempunyai id = 1 (nilai 1
diambil dari edit.php?id=1); dalam hal ini di contohkan id=1.
Tabel 7: Source code edit.php
edit.php
1 <?
2
3 $koneksi = mysql_connect(“localhost”,”root”,”");
4
5 mysql_select_db(“ikc”,$koneksi);
6
$query = mysql_query(“select * from pengunjung where
id=’$id’”,$koneksi);
7
while ($baris =
mysql_fetch_array($query))
8 {
9
10
echo “”;
11 echo “Nama : “;
12 echo “
“;
13 echo “Email : “;
14 echo “
“;
15 echo “Situs : “;
16 echo “
“;
10
17 echo “”;
18 echo “”;
19 echo “”;
20
21 }
22
23 ?>
Penjelasan :
Inti dari edit.php yaitu dia membawa sebuah variable id yang nilainya diambil dair
view.php. Variable tersebut ditampung dalam variable $id diambil dari edit.php?id=1.
Pada baris 6 dilakukan query untuk mengambil seluruh record yang id-nya sama dengan
$id (dalam contoh id=1) .
Baris 18 digunakan sebagai pengendali proses agar jika form diatas di submit maka
variable id tetap dapat digunakan pada file update.php atau jika ingin sebuah variable
dapat di ‘tangkap’ untuk diproses maka ketikkan perintah seperti pada baris 18 dan yang
penting harus tetap di antara tag dan
Gambar 15: edit.php?id=1
Bisa anda lihat bahwa dengan modal variable id saja record tersebut dapat di edit.
Logika dari edit.php ialah hasil query di tampung dalam text box. Sehingga nilai
(value) yang ada dalam text box hasil query. Silahkan merubah nya jika sudah klik
update.
Tabel 8: Source code update.php
update.php
1
Penjelasan :
Baris 6 mengupdate record dimana id yang ingin diupdate sama dengan variable id
yang di ‘bawa’ oleh file update.php. Jika pada file edit.php baris 18 di hapus maka
query tidak dapat dilaksanakan karena nilai variable id tidak dapat di akses.
Gambar 16: Update.php
Proses update telah selesai. Anda bisa meliha isi data pada file view.php.
Delete
Record tidak selamanya akan disimpan jika database yang digunakan bersifat dinamis.
Dimana setiap waktu atau detik database akan di perbaharui dan data-data lama juga
nantinya akan di hapus jikalau sudah tidak sesuai dengan fakta yang ada. Memang
seharusnya data-data lama menjadi arsip tapi data-data lama yang ternyata sudah tidak
sesuai dengan kebijakan yang baru inilah yang akan di hapus.
Menghapus database MySql dengan php tentunya sangat mudah. Logika bekerjanya
sama dengan edit.php dimana mengambil variable id dan di proses di file delete.php.
Perintah yang digunakan untuk menghapus adalah perintah MySql yaitu delete. File
view.php harus kita modifikasi terlebih dahulu.
Tabel 9: Penambahan delete
view.php
1 <?
2
3
11
4 $koneksi = mysql_connect(“localhost”,”root”,”");
5
6 mysql_select_db(“ikc”,$koneksi);
7
8 $query = mysql_query(“select * from pengunjung”,$koneksi);
9
10 $jumlah = mysql_num_rows($query);
11
12 echo “Daftar Pengunjung”;
13 echo “
“;
14 echo “Jumlah pengunjung : $jumlah”;
15
while($baris =
mysql_fetch_array($query))
16 {
17 echo “
“;
18 echo $baris[0];
19 echo “
“;
20 echo “Nama : “;
21 echo $baris[1];
22 echo “
“;
23 echo “Email : “;
24 echo $baris[2];
25 echo “
“;
26
echo “Homepage :
“;
27 echo $baris[3];
28 echo “
[delete]”;
30 }
31
32 ? >
Penjelasan :
Untuk mengambil variable id ditambahkan perintah seperti pada baris 29. Variable
id akan di proses pada file delete.php
Gambar 17: view.php dengan delete
Tabel 10: Source code delete.php
delete.php
1
Kiranya tidak perlu di jelaskan lagi, cara kerjanya sama dengan update.php.
Searching
Database yang besar yang tentunya mempunyai record ribuan atau bahkan ratusan ribu
yang seharusnya mempunyai fasilitas pencarian data atau searching. Pencarian ini
bersifat fleksibel dimana dapat mencari berdasarkan field yang ada dalam tabel. Pada
contoh tabel pengunjung, pencarian dapat di customize-kan berdasarkan id, nama, email
dan situs. Untuk membuat form pencarian menggunakan html sedangkan pemrosesan
12
variable menggunakan php.
Tabel 11: Source code cari.htm
cari.htm
1
2 Cari database
3
4
5
6

7
8 id
9 nama
10 email
11 situs
12
13
Masukkan kata yang anda cari
14
15
16
17
18
Penjelasan :
• Baris 8-11 menyatakan variable untuk masing-masing field yang terdapat dalam
tabel pengunjung.
• Baris 13 menyatakan kata / keyword yang di cari.
Gambar 18: Cari.htm
Tabel 12: Source code cari.php
cari.php
1 <?
2
3 $koneksi = mysql_connect(“localhost”,”root”,”") ;
4
5 mysql_select_db(“ikc”,$koneksi) ;
6
7
$query = mysql_query(“select * from pengunjung where $kolom like ‘%$cari%’
“,$koneksi);
8
9 $jumlah = mysql_num_rows($query);
10
11
12 echo “
“;
13 echo “Ditemukan: $jumlah”;
14
while($baris =
mysql_fetch_array($query))
15 {
16 echo “
“;
17 echo $baris[0];
18 echo “
“;
19 echo “Nama : “;
20 echo $baris[1];
21 echo “
“;
22 echo “Email : “;
23 echo $baris[2];
13
24 echo “
“;
25
echo “Homepage :
“;
26 echo $baris[3];
27
28 }
29
30 ? >
Penjelasan :
• Inti dari script.php ialah pada baris 7. Secara umum query akan melakukan
pencarian kata ($cari) dalam sebuah field ($kolom) jika cocok akan ditampilkan.
Penggunakan like di maksudkan untuk mengambil kata / keyword yang terdapat
dalam field yang sepenggal katanya atau huruf sama dengan keyword yang di
masukkan. Contoh mencari pengunjung dengan nama syafii maka jika
menggunakan like akan di tampilkan data M Syafii, Syafii Maarif, dll.
Sepanjangan kata atau kalimat cocok dengan keyword meskipun satu huruf .
Gambar 19: Hasil pencarian keyword 3
Pada contoh diatas mencari pada kolom (field) id dengan keyword 3. Hasilnya
ditampilkan id : 13, 3 .
Membuat Hit Counter
• Menggunakan file
Melihat sebuah situs itu bagus atau tidak bisa juga di ukur dari banyaknya pengunjung.
Ukuran ramai sebuah situs di karenakan karena design situs yang menarik dan juga
materi situs yang sangat inovatif dan selalu update. Nah oleh karena itu diperlukan hit
counter untuk melihat statistik sebuah situs. Hit counter ini dapat berupa file ataupun
database mysql. Pertama kita akan membuat hitcounter dengan menggunakan file teks.
Cara kerjanya ialah setiap pengunjung yang membuka situs kita, nilai counter akan di
naikkan satu tentunya sudah di inisialisasi bahwa nilai awal ialah 0 (nol). Berikut source
code dari counter.php
Tabel 13: counter.php
counter.php
1
Penjelasan :
• Buat dulu file counter.txt
• Baris 3 membuka file counter.txt untuk di baca dan di rubah.
• Baris 6 menaikkan counter yang kemudian di simpan dalam counter.txt.
• Baris 7-8 menulisnya ke dalam file counter.php yang otomatis di naikkan 1.
14
Gambar 20: Counter.php
• Menggunakan MySql
Prinsip kerjanya yaitu setiap halaman web di buka php akan memasukkan data ke dalam
mysql. Setiap halaman di buka maka nilai yang ada di database mysql di update
dinaikkan 1 (+ 1). Untuk lebih jelasnya lihat contoh berikut :
CREATE TABLE counter (
counter int(5) NOT NULL default ‘0′
) TYPE=MyISAM;
Buat tabel dengan sintak seperti diatas, atau anda dapat membuatnya dengan
phpmyadmin masih dalam database ikc , buat tabel bernama counter dengan
mempunyai satu field bernama counter. Isikan angka 0 pada field counter.
Nilai default 0 (nol) sebagai nilai inisialisasi.
Tabel 14: Source code counter.php
counter.php
1
Penjelasan :
• Baris 4 mengupdate data counter yang semula di isi 0 (nol; lihat gambar 19)
untuk di tambah 1 nilainya. Jadi nilai counter sekarang ialah 1. Jika ada yang
pengunjung lagi maka nilai 1 akan ditambah 1 sehingga menjadi 2 dan
seterusnya.
• Baris 4-8 pastinya anda sudah tahu bahwa perintah tersebut untuk menampilkan
data.
PHP & MySQLWeb Development
1.1.1.
Pengantar
PHP & MySQL adalah bahasa pemprogaman web yang mendunia, bahasanya mudah untuk dipelajari, kompatibilitas dengan berbagai macam server baik itu windows maupun unix, dan yang tak kalah penting adalah bahasa pemprogaman PHP & MySQL bersifat open source sehingga perkembangannya pun akan semakin cepat dan dapat diimplementasikan diberbagai bidang kebutuhan dalam pembuatan aplikasi.
Dengan semakin berkembangnya dunia internet dan tingginya kebutuhan akan sebuah bahasa pemprogaman yang mumpuni, setiap saat berbagai macam fungsi baru dan library tambahan selalu muncul di internet untuk memperkokoh dan meningkatkan performa keduanya, bug-bug yang ada pada versi sebelumnya diperbaiki oleh komunitas dan juga oleh para programmer handal yang ada diseluruh dunia.
15
PHP & MySQL sekarang hadir tidak lagi pada pembuatan aplikasi web dan database semata, tetapi juga sudah merambah kedalam dunia desktop Windows yang dikenal dengan PHP GTK.
Karena manfaatnya yang sangat banyak, mudah untuk dipelajari, dan dapat diimplementasikan dihampir semua bidang kebutuhan maka hadirlah sebuah E-book ini, E-book ini dibuat dengan mengambil dari berbagai macam sumber yang ada, dari situs internet, E-book dan dari manual book.
Script-script yang ada dalam E-book ini dibuat agar anda mudah memahami berbagai macam fungsi yang ada, script yang ada bersifat implementasi artinya bahwa script disini dibuat sesuai dengan kebutuhan sekarang.
“Ilmu itu ibarat daun yang berserakan”, masih banyak daun-daun lainnya yang harus anda kumpulkan agar ilmu anda semakin banyak dan variatif, E-book ini juga hadir dengan segala kekuranganya maka dari penulis berharap diberikan masukan, kritik dan saran agar penulis bisa memperbaiki di tulisan selanjutnya.
Akhir kalimat dari penulis,
BERSAMA-SAMA MARI KITA MAJUKAN DUNIA IT DI INDONESIA !!!
Apakah PHP Itu ?
PHP kepanjangan dari Hypertext Preprocessor, PHP sendiri dibuat oleh Rasmus Lerdorf, PHP bersifat open source dan telah digunakan oleh hampir seluruh web developer di seluruh dunia, situs resmi php bisa dikunjungi di www.php.net.
Karena sifatnya yang open source dan semakin banyaknya user membuat bahasa pemprogaman ini mengalami perkembangan yang sangat cepat. Sintak atau strukturnya hampir mirip dengan bahasa pemprogaman C, Java dan Perl sehingga dengan begitu bagi mereka yang sudah mempelajari bahasa tersebut tidak akan mengalami kesulitan, selain itu bagi para pemula yang baru memulai bahasa pemprogaman web rasanya PHP turut diperhitungkan, karena pemanfaatan bahasa PHP tidak hanya sekedar untuk web dan aplikasinya tetapi sudah merambah kedunia desktop windows, namanya yaitu PHP GTK, kita akan membahas PHP GTK lebih lanjut nanti.
Sebuah contoh script php sederhana :
Belajar PHP & MySQL
Kalau kita perhatikan script diatas, bahasa php dimulai dengan tanda “”, sama seperti pemprogaman web lainnya, script php ditempatkan di dalam tag HTML. Berbeda halnya dengan bahasa pemprogaman Java script, script php di olah di sisi server, ini berarti bahwa script php yang telah dibuat akan diproses terlebih dahulu di server
16
baru kemudian ditampilkan ke client dalam bentuk html atau dalam format lainnya, dengan begitu script akan lebih aman dan meminilisasikan kesalahan interpreter browser.
Jika masih penasaran, sekarang coba lihat source code script diatas, kalau anda menjalankan script diatas menggunakan IE maka anda bisa memilih menu view > source, maka isinya akan seperti ini:
Belajar PHP & MySQL Selamat belajar PHP & MySQL
Berbeda bukan dengan source codenya !, inilah yang disebut sebagai server side scripting. PHP memiliki ekstensi *.php pada setiap filenya.
Apa saja yang bisa dilakukan dengan PHP ?
PHP hampir dapat berjalan di semua system operasi seperti Windows, Unix, Linux dan variannya, Mac OS X, RISC OS dan lainnya. PHP juga Kompatibel dengan web server yang ada sekarang seperti Apache, IIS ( Internet Information Service ), Personal web server, Caudium, Xitami, Omni dan masih banyak lainnya. Dengan begitu system operasi apapun yang anda gunakan atau web server apapun yang anda gunakan php dapat berjalan dengan lancar.
Seperti telah diterangkan sebelumnya bahwa script php diolah di server kemudian ditampilkan ke client dalam bentuk HTML atau format lainnya, dengan tambahan berupa library, php mampu menampilkannya dalam berbagai macam format seperti gambar (image), pdf bahkan swf. Selain output diatas php juga mampu menghasilkan output berupa teks seperti XHTML dan XML.
Salah satu fitur dasyat PHP dibandingkan bahasa pemprogaman web lainnya adalah PHP mampu berkomunikasi hampir pada semua database yang ada sekarang, diantaranya :

Adabas D

Ingres

Oracle (OCI7 and OCI8)

dBase

InterBase

Ovrimos

Empress

FrontBase

PostgreSQL

FilePro (read-only)

mSQL Solid

Hyperwave

Direct MS-SQL
17

Sybase

IBM DB2

MySQL

Velocis

Informix

ODBC

Dan Unix dbm
Dengan PHP kita juga mampu berhubungan dengan berbagai macam protocol yang ada seperti LDAP, IMAP, SNMP, NNTP, POP3, HTTP, COM dan lainnya. Fasilitas lainnya adalah soket programming, dengan fasilitas ini kita bisa membuat script php yang dapat menghubungkan komputer pada sebuah jaringan, sehingga kita bisa bertukar data. Kemudian ada juga yang namanya COBRA Extension untuk access remote objects.
Fungsi-fungsi lain diantaranya adalah :

Bzip2 Compression Functions yaitu fungsi untuk membuat dan membaca file berformat *.zip

ClibPDF Functions yaitu fungsi untuk membuat file pdf secara on the fly, fungsi ini hampir mirip dengan PDFlib.

Cybercash Payment Functions, bagi mereka yang ingin membuat aplikasi yang berhubungan dengan E-Payment bisa menggunakan fungsi ini.

DOM XML Functions

NET Functions

Filesystem Functions

COM (for Windows) dengan fungsi ini kita mampu berkomunikasi antar aplikasi yang dibuat dengan standar com, maka dengan begitu kita bisa saling kirim data antar aplikasi.

Dan masih banyak lagi, untuk lebih jelasnya anda bisa masuk ke situs resminya yaitu www.php.net
Hal baru di PHP 5
PHP 5 adalah versi terbaru sekarang, dengan berbagai macam kelebihan yang ada dibandingkan pada versi sebelumnya yaitu versi 4, PHP 5 hadir dengan lebih banyak fungsi dan perbaikan bug.
Dengan PHP 5 kita mampu menangani dan membuat session pada object. Kemudian ada juga tambahan library seperti GD2 untuk memproses dynamic image dengan lebih efektif. Fungsi untuk menangani Form dan Simple XML juga ditingkatkan di PHP 5, dan masih banyak kelebihan dan tambahan fungsi yang dapat mempermudahkan kita untuk bekerja dengan PHP & MySQL.
18
Menginstall PHP Server di desktop
Berbeda dengan bahasa pemprogaman HTML yang tinggal klik 2 kali sudah bisa dijalankan di IE atau browser lainnya, PHP membutuhkan sebuah aplikasi yang bernama web server emulator atau server emulator atau program server untuk menjalankan scriptnya, lain halnya jika anda mempunyai koneksi internet 24 jam dan mempunyai dana lebih untuk menyewa hosting, dengan menyewa jasa hosting anda cukup mengupload script yang anda buat ke dalam server..
Apabila anda memakai alternative yang pertama dalam menjalankan script php, anda harus terlebih dahulu menjalankan aplikasi server terlebih dahulu, baru kemudian memanggil atau menjalankan script PHP.
Program server yang dapat digunakan ada banyak diantaranya adalah Phptriad, XAMPP, Reactor server, WAMP server dan masih banyak lagi, namun bagi pemula disarankan untuk menginstal XAMPP sebagai servernya, mengapa ? karena proses penginstalan server XAMPP relative lebih mudah jika dibandingkan aplikasi server lainnya, untuk mendownload XAMPP bisa didownload di situs http://www.apachefriends.org/.
Gambar : XAMPP SERVER
19
MySQL
MySQL adalah database yang cepat dan tangguh, sangat cocok jika digabungkan dengan PHP, dengan database kita bisa menyimpan, mencari dan mengklasifikasikan data dengan lebih akurat dan professional. MySQL menggunakan SQL language ( Structur Query Language ) artinya MySQL menggunakan query atau bahasa pemprogaman yang sudah standar di dalam dunia database.
Kelebihan MySQL diantaranya :
1.
Dari segi performa, MySQL tidak bisa diragukan, pemprosesan database sangat cepat
2.
Open source
3.
Mudah untuk dipelajari
4.
Kompabilitas dengan berbagai system operasi dan web server yang ada
Untuk lebih jelas mengenai MySQL anda bisa mengunjungi situs http://www.mysql.com.
Mengapa Memilih PHP & MySQL
Tidak semua bahasa pemprogaman dapat berjalan di semua sistem operasi dan web server yang ada, kalau dalam dunia programming, C dan Java adalah bahasa pemprogaman yang dapat berjalan hampir disemua sistem operasi, apalagi dengan Java, Java tidak lagi monoton masuk dalam dunia Komputer tetapi juga merambah dalam dunia mobile seperti Smartphone dan aplikasinya. PHP & MySQL adalah sebuah pasangan yang sangat cocok dan dapat berjalan di hampir semua system operasi dan web server yang ada.
Alasan lain mengapa memilih PHP & MySQL adalah karena perkembangannya yang sangat cepat apalagi PHP & MySQL adalah bahasa pemprogaman yang bersifat open source, setiap waktu selalu muncul fungsi-fungsi tambahan yang dapat meningkatkan performa keduanya, apalagi ketika PHP sudah merambah kedalam dunia desktop dengan dikembangkannya PHP GTK, maka harus menunggu apa lagi, belajarlah mulai dari sekarang, tahap demi tahap, trial and error, karena bahasa pemprogaman PHP & MySQL bisa dibilang sebuah bahasa pemprogaman masa depan. Dan jika suatu saat Anda berminat masuk kedalam dunia IT atau lebih khususnya Web Deveploment maka anda sudah siap dan tidak terlalu banyak tertinggal.
Installasi MySQL 5.1
Untuk installasi MySql 5.1 sourcenya bisa kita ambil di direktori port aplikasi di folder
/usr/ports/databases/mysql51-serverusr/ports/databases/mysql51-server/t@cybercolombuzz]
Installasi Apache
Untuk installasi Apache kita bisa mendownload file source-nya disini.
Ekstrak paket tersebut ke direktori /usr/src, diikuti dengan install paket tsb.&& make make install
Setelah paket http terinstall maka untuk menjalankannya:start
Untuk memastikan apache telah terinstall dengan baik maka bukalah web browser dan
mengetikan alamat localhost. Apabila pada browser muncul tulisan “It Works”, maka installasi
apache berhasil. Apabila ingin mengaktifkan daemon apache ketika sistem booting awal, maka
tambahkan script di /etc/rc.local
20
Installasi PHP
Untuk installasi Apache kita bisa mendownload file source-nya disini.
Ekstrak paket tersebut ke direktori /usr/src, diikuti dengan install paket tsb.
Setelah paket php terinstall maka langkah selanjutnya meng-kopikan file php.ini.dist ke
/usr/local/lib/php.ini
usr/local/lib/php.ini
Lalu edit file httpd.conf:
Untuk mengetes php beserta modulenya ter-install dengan baik maka berikan perintah untuk
merestart apache untuk memastikannya.sr/local/apache2/bin/apachectl start
Buatlah sedikit script php untuk memastikan sekali lagi module php terinstall. Misal file php
yang dibuat test.php.
?>
Installasi PHPMyAdmin
Disini penulis menggunakan versi phpMyAdmin-2.9.0-rc1.tar.bz2. Untuk mendapatkan sourcenya
kita bisa googling. Lalu download source tersebut kemudian ekstrak di direktori htdocs.
21

Komentar bertahan »

Seri Belajar MySQL 5 Kasus:Data Perpustakaan
MySQL adalah salah satu paket DBMS yang sudah banyak dikenal oleh Masyarakat TI.
Buku-buku serta panduan untuk belajar MySQL pun sudah banyak sekali. Versi dari
MySQL sekarang sudah nyampe pada versi 5 walaupun versi 6.0 alpanya udah bisa di
download di situs resmi dari mysql (www.mysql.com).
Pada saat ini, saya akan mencoba untuk ikut membahas sedikit tentang penggunaan
MySQL dengan menyertakan studi kasus pada data perpustakaan, dengan menggunakan
MySQL 5.0. Walopun sedikit, semoga kita bisa mengambil manfaat darinya.
Menjalankan database server MySQL
di Linux
1. Masuk ke terminal / konsole
caranya:
a. Tekan alt – F2 (alt ditekan dan jangan dilepas kemudian tekan F2)
b. Ketika muncul kotak dialog Run Application, tulis konsole, kemudian klik Ok atau
tekan ENTER
2. perintahkan:
/etc/init.d/mysqld start (login sebagai root)
Jika berhasil, maka akan muncul tulisan Ok
di Windows
1. Masuk Command Prompt/Windows Explorer
2. Aktifkan direktori bin dimana mysql diinstal
3. jalankan mysqld.exe
Koneksi ke MySQL server melalui MySQL klien
Seperti telah disebutkan bahwa MySQL adalah program yang multi user. Oleh karena itu, ketika
kita akan melakukan koneksi, maka kita harus mempunyai hak akses terhadap data yang ada di
Lisensi Dokumen:
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan
disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat
tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang
disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang,
kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
2
dalam database server dan masing-masing user bisa memiliki password yang berbeda-beda. Ini
merupakan salah satu fasilitas keamanan yang biasanya diberikan oleh software DBMS yang
multi user. Selain itu juga klien bisa melakukan koneksi dari komputer manapun yang terhubung
di dalam jaringan dan memiliki hak akses untuk melakukan koneksi dari komputer lain yang
ditentukan. Untuk melakukan koneksi, digunakan program klien yang bernama mysql. Dalam
penggunaannya, mysql mempunyai beberapa parameter. Parameter yang sering digunakan
untuk melakukan koneksi adalah namauser dan password serta nama host (jika koneksinya
melalui komputer lain). Penulisan parameter bisa dibalik-balik antar parameter, bukan antar
nilainya.
1
Caranya:
[user@localhost user]$ mysql -h -u -p
Sebagai contoh user yang bernama ‘uun’ dengan password ‘kbmokbos’ akan melakukan koneksi
ke database server MySQL, maka yang dilakukan:
[user@localhost user]$ mysql -hserver -uuun -pkbmokbos
Atau supaya passwordnya tidak kelihatan, caranya:
[user@localhost user]$ mysql -uuun -p
Enter password:
Jika koneksi berhasil, maka akan ditampilkan:
Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or ¥g.
Your MySQL connection id is 10 to server version: 5.0.27-community-nt
Type ‘help;’ or ‘¥h’ for help. Type ‘¥c’ to clear the buffer.
mysql>
Ketika sudah terjadi koneksi, maka akan ditampilkan prompt mysql, yang artinya bahwa klien
sudah siap untuk meminta request/layanan kepada server, dan server pun sudah siap untuk
melayani permintaan dari klien.
Ada beberapa prompt di mysql, dan masing-masing memiliki arti sendiri.
Prompt Arti
mysql> Siap untuk perintah baru.
-> Menunggu baris perintah berikutnya.
‘> Menunggu baris perintah berikutnya, karena pernyataan yang diawali
dengan tanda petik satu(‘) belum ditutup dengan tanda yang sama.
“> Menunggu baris perintah berikutnya, karena pernyataan yang diawali
dengan tanda petik dua(“) belum ditutup dengan tanda yang sama.
Jika database server belum dijalankan, maka akan ditampilkan pesan berikut:
ERROR 2002: Can’t connect to local MySQL server through socket
‘/var/lib/mysql/mysql.sock’ (2)
Database sudah dijalankan, tapi password yang dimasukkan salah atau user tidak dikenal:
ERROR 1045: Access denied for user: ‘root@localhost’ (Using password:
YES)
atau jika passwordnya tidak diisi:
ERROR 1045: Access denied for user: ‘aku@localhost’ (Using password:
NO)
Perintah Dalam Lingkungan MySQL
Perintah untuk lingkungan MySQL dapat diberikan dengan menggunakan perintah ¥h pada
prompt MySQL. ¥h atau help adalah perintah untuk menampilkan daftar perintah yang dapat
digunakan dalam lingkungan MySQL.
Berikut tampilan yang dihasilkan jika kita memberikan perintah help atau ¥h dengan diikuti
ENTER.
mysql> ¥h
MySQL commands:
Note that all text commands must be first on line and end with ‘;’
help (¥h) Display this help.
? (¥?) Synonym for `help’.
clear (¥c) Clear command.
Connect (¥r) Reconnect to the server. Optional arguments are db
and host.
2
edit (¥e) Edit command with $EDITOR.
ego (¥G) Send command to mysql server, display result
vertically.
exit (¥q) Exit mysql. Same as quit.
go (¥g) Send command to mysql server.
nopager (¥n) Disable pager, print to stdout.
notee (¥t) Don’t write into outfile.
pager (¥P) Set PAGER [to_pager]. Print the query results via
PAGER.
print (¥p) Print current command.
quit (¥q) Quit mysql.
rehash (¥#) Rebuild completion hash.
source (¥.) Execute a SQL script file. Takes a file name as an
argument.
status (¥s) Get status information from the server.
tee (¥T) Set outfile [to_outfile]. Append everything into
given outfile.
use (¥u) Use another database. Takes database name as
argument.
Catatan:
Perintah-perintah dalam MySQL tidak menerapkan aturan case sensitif, perintah bisa dituliskan
dalam huruf besar ataupun huruf kecil.
Aturan case sensitif diterapkan pada penamaan objek-objek dalam database atau nama tabel
khusus untuk lingkungan *nix (Unix dan Linux).
Contoh, pernyataan berikut adalah sama:
mysql> SELECT USER(), VERSION();
+—————-+———————+
| USER() | VERSION() |
+—————-+———————+
| root@localhost | 5.0.27-community-nt |
+—————-+———————+
1 row in set (0.70 sec)
Perintah berikut terdapat kesalahan, karena nama database/table tidak sesuai (harus case
sensitif)
mysql> use MySql;
ERROR 1049: Unknown database ‘MySql’
mysql> desc HOST;
ERROR 1146: Table ‘mysql.HOST’ doesn’t exist
mysql> select User from uSer;
ERROR 1146: Table ‘mysql.uSer’ doesn’t exist
nama field tidak case sensitif
mysql> Select UsEr,Host,password from user;
+——+———————–+——————+
| UsEr | Host | password |
+——+———————–+——————+
| root | localhost | 47b3026f73b8c496 |
| root | localhost.localdomain | 47b3026f73b8c496 |
| uun | % | 3e4d039e1127f2fb |
+——+———————–+—————
3
Manipulasi Database MySQL Dengan PHP
• Membuat database mysql dengan PhpMyadmin
• View
• Insert
• Edit
• Delete
• Searching
• Membuat Hitcounter dengan file teks
Syarat :
• Mengerti penggunaan tag HTML
• Browser dapat mengenali sintak Php
• PC sudah terinstall MySql
Php seperti kita ketahui ialah bahasa pemrograman berbasis web. Bahasa ini
mempunyai kelebihan yaitu kompabilitasnya dengan berbagai macam jenis database ,
dukungan dengan berbagai macam jenis sistem operasi. Php lebih cocok dan umum
digunakan jika di gabungkan dengan database mysql. Mysql dengan Php seakan-akan
dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Tentunya untuk dapat menggunakan keduanya
dibutuhkan tingkat kemampuan programming tertentu. Tulisan ini ditujukan bagi anda
yang ingin mulai menyentuh dan mengembangkan aplikasi berbasis Php mysql. Syarat
yang harus dikuasai terlebih dahulu ialah anda harus memahai benar-benar HTML.
Banyak tutorial di internet, namun penulis yakin bahwa anda pasti bisa html karena
HTML itu sebenarnya sangat mudah. Selain anda harus mahir HTML juga persiapkan
juga agar browser anda dapat mengenali sintak Php. Penulis sarankan gunakan
PhpTriad, atau easyphp. PhpTriad sudah menyertakan Php, MySql, PhpMyAdmin.
Untuk penggunaan Phptriad anda dapat membaca artikel

http://www.ilmukomputer.com/populer/abepoetra-phptriad.php.

Diasumsikan bahwa php sudah dapat berjalan di browser dan juga anda sudah
menginstall MySql. Sekarang buat direktori di folder C:\apache\htdocs, buat direktori
dengan nama ikc; sehingga direktorinya c:\apache\htdocs\ikc\. Untuk mengaksesnya
anda dapat membuka browser dan mengetikkan http://localhost/ikc/
Tutorial ini akan membahas php dan mysql dimana akan dicontohkan bagaimana
menghubungkan antara database mysql dengan php, bagaimana menampilkan isi
database, update database, hapus database, search database serta berbagai bentuk
aplikasi lainnya seperti membuat login dengan php dengan mysql, chat, polling.
Membuat Database mysql dengan PhpMyAdmin
Pertama kita akan membuat database di mysql dan menampilkannya di browser
tentunya masih menggunakan Php. Untuk membuat database di mysql sebaiknya
gunakan PhpMyadmin. Jika anda menggunakan phptriad untuk mengakses
phpmyadmin, pada browser ketikkan http://localhost/phpmyadmin/.
Penulis menggunakan phpMyAdmin 2.2.0rc4. Penulis tidak menggunakan phptriad tapi
easyphp (http://www.easyphp.org) jadi untuk masalah url di localhost dapat
disesuaikan.
Pertama kali buat database mysql dengan phpmyadmin. Beri nama databasenya ikc.
4
Gambar 1: Database baru
Setelah itu klik create. Database baru sudah terbentuk, sekarang kita tinggal membuat
tabelnya. Contoh pertama kita buat tabel sederhana yaitu tabel pengunjung pada sebuah
halaman web.
Karena kita akan membuat tabel dengan nama pengunjung yang mempunyai field
sejumlah 4 yaitu : id, nama, email dan situs. Maka masukkan pengunjung pada dan 4
pada fields. Klik Go.
Gambar 3: Membuat field pd database
Selanjutnya ialah mengisi field pada database. Field pertama masukkan id,
Tabel 1: Field pada tabel pengunjung
Field Type Length Attirbut Null Default extra P I U
id Int 5 Not
null
Auto_increement P
nama Varchar 75 Not
null
email Varchar 75 Not
null
situs Varchar 75 Not
null
P : Primary
I : Index
U : Unique
Gambar 4: id di set auto_increement dan primary
Jangan lupa bahwa php case sensitif jadi sebaiknya isikan semua field dengan huruf
kecil termasuk id. Pada gambar 4 id di setting auto_increement dan Primary.
Auto_increement artinya setiap pengisian record (data ) otomatis nilai id akan di
naikkan . Primary artinya memberi kunci yang unik yang dapat di jadikan pengenal
dalam tabel (dalam hal ini tabel pengunjung). Angka lebih baik di jadikan kunci utama
dari sebuah tabel. Karena angka itu unik dan penggunaannya pun bisa di urutkan
sehingga tidak akan ada duplikasi data. Dengan kata lain hanya dengan id kita nantinya
akan dapat melakukan editing, deleteing, update pada record.
Jika sudah klik save.
Nantinya hasil tabel pengunjung seperti gambar 5 :
Gambar 5: Tabel pengunjung
Browse untuk melihat isi table (record)
Insert untuk mengisi table
Drop Menghapus field
Primary, Index, Unique Menjadikan primary, index atau unique
Isi database tersebut dengan beberapa records, klik Insert untuk mengisinya :
Karena id auto_increement maka id tidak perlu diisi. Jika sudah kli Save. Untuk
melihat record klik Browse :
Gambar 7: Browse tabel
Apabila anda tidak menggunakan PhpMyadmin untuk administrasi database MySql
maka script yang dapat anda ketikkan di mysql atau paste di jendela query :
CREATE TABLE `pengunjung` (`id` INT(5) not null AUTO_INCREMENT, `nama`
VARCHAR(75) not null, `email` VARCHAR(75) not null, `situs` VARCHAR(75) not null ,
PRIMARY KEY (`id`))
5
View
Database sudah terbentuk, sekarang kita akan mulai bagaimana caranya menampilkan
isi tabel tersebut pada browser yang tentunya menggunakan Php. Pertama jangan lupa
start dulu apache dan mysql anda (jika anda menggunakan PhpTriad).
Tabel 2: Source code view.php
view.php
1 <?
2
3 $host = localhost;// alamat atau host
4 $user = root; // username
5 $pass = ""; // password
6
7 $koneksi = mysql_connect("$host","user",$pass);
8
9 mysql_select_db("ikc",$koneksi);
10
11 $query = mysql_query("select * from pengunjung",$koneksi);
12
13 $jumlah = mysql_num_rows($query);
14
15 echo "Daftar Pengunjung”;
16 echo “Jumlah pengunjung : $jumlah”;
17
while($baris
=mysql_fetch_array($query))
18 {
19 echo “
“;
20 echo $baris[0];
21 echo “
“;
22 echo “Nama : “;
23 echo $baris[1];
24 echo “
“;
25 echo “Email : “;
26 echo $baris[2];
27 echo “
“;
28
echo “Homepage :
“;
29 echo $baris[3];
30 }
31
32 ? >
Penjelasan :
1. Php selalu di awali oleh tag . Seperti pada baris ke 1
dan baris ke 32.
2. Baris ke 7 , merupakan cara untuk melakukan koneksi ke mysql. Syarat
koneksi ke Mysql ialah memasukkan nama host / IP, username dan tentunya
password. Secata default koneksi ke mysql seperti script diatas (baris 7)
dengan host = localhost, user = root, dan password di kosongi.
Ringkasnya sintak baris 7 dapat di tulis :
$koneksi = mysql_connect(“localhost”,”root”,”");
3. Setelah terhubung dengan mysql langkah selanjutnya ialah memilih database
yang akan digunakan. Pada contoh ini database yang digunakan bernama
ikc. Baris 9 merupakan sintak bagaimana memilih database.
4. Setelah memilih database ikc, maka kita dapat melakukan query. Dengan
6
sintak seperti baris 11 maka kita akan mengambil semua record yang
terdapat pada tabel pengunjung.
5. Setelah melakukan query maka kita perlu juga menghitung banyaknya
record yang terdapat pada tabel. Baris 13 adalah cara untuk menghitung
seluruh isi tabel.
6. Langkah utama ialah bagaimana menampilkan isi tabel ke dalam browser.
Baris 17 memasukkan semua isi hasil dari query ke dalam variable $baris. Di
dalam $baris inilah semua isi tabel (record) di tampung. Pada contoh diatas
untuk menampilkan setiap urutannya menggunakan urutan dari field yang
ada di tabel.
$baris[0] artinya menampilkan isi field id. Cara ini sama dengan
$baris[“id”]. Dan seterusnya. Urutan pertama dimulai dengan angka 0 (nol).
Di browser hasilnya :
Kesimpulan :
Untuk menampilkan database mysql di Browser dengan Php langkah-langkahnya :
• Hubungkan dulu Php dengan mysql (menggunakan fungsi mysql_connect())
• Pilih database (menggunakan fungsi mysql_select_db)
• Query (menggunakan fungsi mysql_query())
• Tampilkan (menggunakan fungsi mysql_fetch_array)
Insert
File view.php tidak memungkinkan untuk seseorang memasukkan record dikarenakan
file tersebut hanya menampilkan record. Untuk dapat membuat sebuah halaman yang
dapat memasukkan sebuah inputan maka perlu dibentuk sebuah form. Form tersebut
memuat variabel-variabel yang dibutuhkan yang kemudian setelah di submit akan di
proses dan dimasukkan dalam database. Maka dibutuhkanlah dua file yaitu input.htm
dan file pemroses input.php
Tabel 3: Source code input.htm
input.i nput.htm
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13

Nama :
Email:
Situs: 

7

name=”nama” artinya bahwa apapun yang di inputkan dalam text box tersebut
menjadi variable nama.
Gambar 9: input.htm
Tabel 4: Source code input.php
input.php
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Pada source code input.htm terdapat 3 variabel yaitu nama, email dan situs. Ketiga
variable tersebut nantinya akan diproses dalam file input.php. Cara pemrosesan atau
pemasukan data dalam database mysql ialah menggunakan perintah mysql yaitu
perintah insert.
mysql_query(“insert into pengunjung (nama, email, situs)
values (‘$nama’, ‘$email’, ‘$situs’)”,$koneksi);
Sintak tersebut memasukkan data yang terdapat pada variable nama, variable email,
variable situs untuk di masukkan ke dalam tabel pengunjung dengan urutan field nya
nama, email dan situs. Id tidak dimasukkan karena sudah auto_increement.
Memasukkan dalam database harus urut dengan fieldnya. Pada tabel pengunjung
urutannya id, nama, email, situs. Maka pada pengisiannya harus di urutkan.
Gambar 10: Urutan pemasukan data
Pengunjung (nama, email, situs) = nama field dalam tabel pengunjung.
Sekarang akan kita coba memasukkan data. Buka file input.htm di browser :
Gambar 11: Input data
Klik kirimi, maka selanjutnya akan diproses di input.php
Gambar 12: Input.php
Untuk melihat data buka lagi file view.php
Gambar 13: Tambahan record
Bisa anda lihat bahwa sekarang jumlah record ada 3. id yang tidak kita isikan dan
masukkan dalam input.php maka di isi otomatis dan nilainya di naikkan satu (+1)
menjadi 3. Inilah yang dinamakan auto_increement. Dari sini anda bisa membuat
sebuah form untuk input data. Program diatas juga dapat anda tambahkan yaitu : jika
ada nama atau email atau situs yang dikosongi maka data tidak dapat di masukkan ke
8
dalam database karena kosong.
Modifikasi input.php menjadi :
Tabel 5: Source code input.php
input.php
1
Baris 2 akan menyeleksi jika variable nama, email, situs tidak kosong maka masukkan
data (jalankan baris 4-9) namun jika kosong maka jalankan baris 11.
Edit
Sebuah database tentunya terdapat revisi-revisi atau perubahan isi tabel atau record.
Maka harusnya terdapat sebuah form yang mampu mengedit isi yang terdapat dalam
database. Jika pada file input.php kita sudah dapat memasukkan data ke dalam database
maka kali ini kita akan mengedit data yang telah di masukkan. Langkah pertama kita
harus memodifikasi file view.php agar dapat mempunyai link untuk menuju sebuah
form peng-editan yang selanjutnya dengan form tersebut akan di proses dan di update
ke dalam database.
Tabel 6: Source code baru view.php
view.php
1 <?
2
3
4 $koneksi = mysql_connect("localhost","root","");
5
6 mysql_select_db("ikc",$koneksi);
7
8 $query = mysql_query("select * from pengunjung",$koneksi);
9
10 $jumlah = mysql_num_rows($query);
11
12 echo "Daftar Pengunjung”;
13 echo “
“;
14 echo “Jumlah pengunjung : $jumlah”;
15
while($baris =
mysql_fetch_array($query))
16 {
9
17 echo “
“;
18 echo $baris[0];
19 echo “
“;
20 echo “Nama : “;
21 echo $baris[1];
22 echo “
“;
23 echo “Email : “;
24 echo $baris[2];
25 echo “
“;
26
echo “Homepage :
“;
27 echo $baris[3];
28 echo “
edit“;
29 }
30
31 ?>
Script view.php mendapat tambahan pada baris 28. Dimana dibuat sebuah link yang
memanfaatkan variable id untuk di proses pada tahap selanjutnya.
Gambar 14: View.php
Jika cursor diarahkan pada link edit maka link tersebut akan menggunakan id dari
record untuk dijadikan sebagai variable pemroses di file edit.php.

http://localhost/ikc/my%20document%20perjuangan/pii/artikel/ilmu_komputer.com/ph

p_mysql/script/edit.php?id=1
Ketika cursor diarahkan pada record pertama maka link mempunyai nilai id=1. Nilai 1
diambil dari hasil query dari $baris[0]. Begitu seterusnya. Sehingga dengan mengambil
nilai dari id maka pada file edit.php nilai id tersebut akan di jadikan alat bantu untuk
editing. Kenapa harus menggunakan id ? karena id telah di set primary yang artinya
tidak ada redundancy id. File edit.php membawa sebuah variable id. Dengan variable
ini akan di lakukan query yaitu memilih semua field yang mempunyai id = 1 (nilai 1
diambil dari edit.php?id=1); dalam hal ini di contohkan id=1.
Tabel 7: Source code edit.php
edit.php
1 <?
2
3 $koneksi = mysql_connect("localhost","root","");
4
5 mysql_select_db("ikc",$koneksi);
6
$query = mysql_query("select * from pengunjung where
id='$id'",$koneksi);
7
while ($baris =
mysql_fetch_array($query))
8 {
9
10
echo "”;
11 echo “Nama : “;
12 echo “
“;
13 echo “Email : “;
14 echo “
“;
15 echo “Situs : “;
16 echo “
“;
10
17 echo “”;
18 echo “”;
19 echo “”;
20
21 }
22
23 ?>
Penjelasan :
Inti dari edit.php yaitu dia membawa sebuah variable id yang nilainya diambil dair
view.php. Variable tersebut ditampung dalam variable $id diambil dari edit.php?id=1.
Pada baris 6 dilakukan query untuk mengambil seluruh record yang id-nya sama dengan
$id (dalam contoh id=1) .
Baris 18 digunakan sebagai pengendali proses agar jika form diatas di submit maka
variable id tetap dapat digunakan pada file update.php atau jika ingin sebuah variable
dapat di ‘tangkap’ untuk diproses maka ketikkan perintah seperti pada baris 18 dan yang
penting harus tetap di antara tag dan
Gambar 15: edit.php?id=1
Bisa anda lihat bahwa dengan modal variable id saja record tersebut dapat di edit.
Logika dari edit.php ialah hasil query di tampung dalam text box. Sehingga nilai
(value) yang ada dalam text box hasil query. Silahkan merubah nya jika sudah klik
update.
Tabel 8: Source code update.php
update.php
1
Penjelasan :
Baris 6 mengupdate record dimana id yang ingin diupdate sama dengan variable id
yang di ‘bawa’ oleh file update.php. Jika pada file edit.php baris 18 di hapus maka
query tidak dapat dilaksanakan karena nilai variable id tidak dapat di akses.
Gambar 16: Update.php
Proses update telah selesai. Anda bisa meliha isi data pada file view.php.
Delete
Record tidak selamanya akan disimpan jika database yang digunakan bersifat dinamis.
Dimana setiap waktu atau detik database akan di perbaharui dan data-data lama juga
nantinya akan di hapus jikalau sudah tidak sesuai dengan fakta yang ada. Memang
seharusnya data-data lama menjadi arsip tapi data-data lama yang ternyata sudah tidak
sesuai dengan kebijakan yang baru inilah yang akan di hapus.
Menghapus database MySql dengan php tentunya sangat mudah. Logika bekerjanya
sama dengan edit.php dimana mengambil variable id dan di proses di file delete.php.
Perintah yang digunakan untuk menghapus adalah perintah MySql yaitu delete. File
view.php harus kita modifikasi terlebih dahulu.
Tabel 9: Penambahan delete
view.php
1 <?
2
3
11
4 $koneksi = mysql_connect("localhost","root","");
5
6 mysql_select_db("ikc",$koneksi);
7
8 $query = mysql_query("select * from pengunjung",$koneksi);
9
10 $jumlah = mysql_num_rows($query);
11
12 echo "Daftar Pengunjung”;
13 echo “
“;
14 echo “Jumlah pengunjung : $jumlah”;
15
while($baris =
mysql_fetch_array($query))
16 {
17 echo “
“;
18 echo $baris[0];
19 echo “
“;
20 echo “Nama : “;
21 echo $baris[1];
22 echo “
“;
23 echo “Email : “;
24 echo $baris[2];
25 echo “
“;
26
echo “Homepage :
“;
27 echo $baris[3];
28 echo “
[delete]”;
30 }
31
32 ? >
Penjelasan :
Untuk mengambil variable id ditambahkan perintah seperti pada baris 29. Variable
id akan di proses pada file delete.php
Gambar 17: view.php dengan delete
Tabel 10: Source code delete.php
delete.php
1
Kiranya tidak perlu di jelaskan lagi, cara kerjanya sama dengan update.php.
Searching
Database yang besar yang tentunya mempunyai record ribuan atau bahkan ratusan ribu
yang seharusnya mempunyai fasilitas pencarian data atau searching. Pencarian ini
bersifat fleksibel dimana dapat mencari berdasarkan field yang ada dalam tabel. Pada
contoh tabel pengunjung, pencarian dapat di customize-kan berdasarkan id, nama, email
dan situs. Untuk membuat form pencarian menggunakan html sedangkan pemrosesan
12
variable menggunakan php.
Tabel 11: Source code cari.htm
cari.htm
1
2 Cari database
3
4
5
6

7
8 id
9 nama
10 email
11 situs
12
13
Masukkan kata yang anda cari
14
15
16
17
18
Penjelasan :
• Baris 8-11 menyatakan variable untuk masing-masing field yang terdapat dalam
tabel pengunjung.
• Baris 13 menyatakan kata / keyword yang di cari.
Gambar 18: Cari.htm
Tabel 12: Source code cari.php
cari.php
1 <?
2
3 $koneksi = mysql_connect("localhost","root","") ;
4
5 mysql_select_db("ikc",$koneksi) ;
6
7
$query = mysql_query("select * from pengunjung where $kolom like '%$cari%'
",$koneksi);
8
9 $jumlah = mysql_num_rows($query);
10
11
12 echo "
“;
13 echo “Ditemukan: $jumlah”;
14
while($baris =
mysql_fetch_array($query))
15 {
16 echo “
“;
17 echo $baris[0];
18 echo “
“;
19 echo “Nama : “;
20 echo $baris[1];
21 echo “
“;
22 echo “Email : “;
23 echo $baris[2];
13
24 echo “
“;
25
echo “Homepage :
“;
26 echo $baris[3];
27
28 }
29
30 ? >
Penjelasan :
• Inti dari script.php ialah pada baris 7. Secara umum query akan melakukan
pencarian kata ($cari) dalam sebuah field ($kolom) jika cocok akan ditampilkan.
Penggunakan like di maksudkan untuk mengambil kata / keyword yang terdapat
dalam field yang sepenggal katanya atau huruf sama dengan keyword yang di
masukkan. Contoh mencari pengunjung dengan nama syafii maka jika
menggunakan like akan di tampilkan data M Syafii, Syafii Maarif, dll.
Sepanjangan kata atau kalimat cocok dengan keyword meskipun satu huruf .
Gambar 19: Hasil pencarian keyword 3
Pada contoh diatas mencari pada kolom (field) id dengan keyword 3. Hasilnya
ditampilkan id : 13, 3 .
Membuat Hit Counter
• Menggunakan file
Melihat sebuah situs itu bagus atau tidak bisa juga di ukur dari banyaknya pengunjung.
Ukuran ramai sebuah situs di karenakan karena design situs yang menarik dan juga
materi situs yang sangat inovatif dan selalu update. Nah oleh karena itu diperlukan hit
counter untuk melihat statistik sebuah situs. Hit counter ini dapat berupa file ataupun
database mysql. Pertama kita akan membuat hitcounter dengan menggunakan file teks.
Cara kerjanya ialah setiap pengunjung yang membuka situs kita, nilai counter akan di
naikkan satu tentunya sudah di inisialisasi bahwa nilai awal ialah 0 (nol). Berikut source
code dari counter.php
Tabel 13: counter.php
counter.php
1
Penjelasan :
• Buat dulu file counter.txt
• Baris 3 membuka file counter.txt untuk di baca dan di rubah.
• Baris 6 menaikkan counter yang kemudian di simpan dalam counter.txt.
• Baris 7-8 menulisnya ke dalam file counter.php yang otomatis di naikkan 1.
14
Gambar 20: Counter.php
• Menggunakan MySql
Prinsip kerjanya yaitu setiap halaman web di buka php akan memasukkan data ke dalam
mysql. Setiap halaman di buka maka nilai yang ada di database mysql di update
dinaikkan 1 (+ 1). Untuk lebih jelasnya lihat contoh berikut :
CREATE TABLE counter (
counter int(5) NOT NULL default ‘0′
) TYPE=MyISAM;
Buat tabel dengan sintak seperti diatas, atau anda dapat membuatnya dengan
phpmyadmin masih dalam database ikc , buat tabel bernama counter dengan
mempunyai satu field bernama counter. Isikan angka 0 pada field counter.
Nilai default 0 (nol) sebagai nilai inisialisasi.
Tabel 14: Source code counter.php
counter.php
1
Penjelasan :
• Baris 4 mengupdate data counter yang semula di isi 0 (nol; lihat gambar 19)
untuk di tambah 1 nilainya. Jadi nilai counter sekarang ialah 1. Jika ada yang
pengunjung lagi maka nilai 1 akan ditambah 1 sehingga menjadi 2 dan
seterusnya.
• Baris 4-8 pastinya anda sudah tahu bahwa perintah tersebut untuk menampilkan
data.
PHP & MySQLWeb Development
1.1.1.
Pengantar
PHP & MySQL adalah bahasa pemprogaman web yang mendunia, bahasanya mudah untuk dipelajari, kompatibilitas dengan berbagai macam server baik itu windows maupun unix, dan yang tak kalah penting adalah bahasa pemprogaman PHP & MySQL bersifat open source sehingga perkembangannya pun akan semakin cepat dan dapat diimplementasikan diberbagai bidang kebutuhan dalam pembuatan aplikasi.
Dengan semakin berkembangnya dunia internet dan tingginya kebutuhan akan sebuah bahasa pemprogaman yang mumpuni, setiap saat berbagai macam fungsi baru dan library tambahan selalu muncul di internet untuk memperkokoh dan meningkatkan performa keduanya, bug-bug yang ada pada versi sebelumnya diperbaiki oleh komunitas dan juga oleh para programmer handal yang ada diseluruh dunia.
15
PHP & MySQL sekarang hadir tidak lagi pada pembuatan aplikasi web dan database semata, tetapi juga sudah merambah kedalam dunia desktop Windows yang dikenal dengan PHP GTK.
Karena manfaatnya yang sangat banyak, mudah untuk dipelajari, dan dapat diimplementasikan dihampir semua bidang kebutuhan maka hadirlah sebuah E-book ini, E-book ini dibuat dengan mengambil dari berbagai macam sumber yang ada, dari situs internet, E-book dan dari manual book.
Script-script yang ada dalam E-book ini dibuat agar anda mudah memahami berbagai macam fungsi yang ada, script yang ada bersifat implementasi artinya bahwa script disini dibuat sesuai dengan kebutuhan sekarang.
“Ilmu itu ibarat daun yang berserakan”, masih banyak daun-daun lainnya yang harus anda kumpulkan agar ilmu anda semakin banyak dan variatif, E-book ini juga hadir dengan segala kekuranganya maka dari penulis berharap diberikan masukan, kritik dan saran agar penulis bisa memperbaiki di tulisan selanjutnya.
Akhir kalimat dari penulis,
BERSAMA-SAMA MARI KITA MAJUKAN DUNIA IT DI INDONESIA !!!
Apakah PHP Itu ?
PHP kepanjangan dari Hypertext Preprocessor, PHP sendiri dibuat oleh Rasmus Lerdorf, PHP bersifat open source dan telah digunakan oleh hampir seluruh web developer di seluruh dunia, situs resmi php bisa dikunjungi di www.php.net.
Karena sifatnya yang open source dan semakin banyaknya user membuat bahasa pemprogaman ini mengalami perkembangan yang sangat cepat. Sintak atau strukturnya hampir mirip dengan bahasa pemprogaman C, Java dan Perl sehingga dengan begitu bagi mereka yang sudah mempelajari bahasa tersebut tidak akan mengalami kesulitan, selain itu bagi para pemula yang baru memulai bahasa pemprogaman web rasanya PHP turut diperhitungkan, karena pemanfaatan bahasa PHP tidak hanya sekedar untuk web dan aplikasinya tetapi sudah merambah kedunia desktop windows, namanya yaitu PHP GTK, kita akan membahas PHP GTK lebih lanjut nanti.
Sebuah contoh script php sederhana :
Belajar PHP & MySQL
Kalau kita perhatikan script diatas, bahasa php dimulai dengan tanda “”, sama seperti pemprogaman web lainnya, script php ditempatkan di dalam tag HTML. Berbeda halnya dengan bahasa pemprogaman Java script, script php di olah di sisi server, ini berarti bahwa script php yang telah dibuat akan diproses terlebih dahulu di server
16
baru kemudian ditampilkan ke client dalam bentuk html atau dalam format lainnya, dengan begitu script akan lebih aman dan meminilisasikan kesalahan interpreter browser.
Jika masih penasaran, sekarang coba lihat source code script diatas, kalau anda menjalankan script diatas menggunakan IE maka anda bisa memilih menu view > source, maka isinya akan seperti ini:
Belajar PHP & MySQL Selamat belajar PHP & MySQL
Berbeda bukan dengan source codenya !, inilah yang disebut sebagai server side scripting. PHP memiliki ekstensi *.php pada setiap filenya.
Apa saja yang bisa dilakukan dengan PHP ?
PHP hampir dapat berjalan di semua system operasi seperti Windows, Unix, Linux dan variannya, Mac OS X, RISC OS dan lainnya. PHP juga Kompatibel dengan web server yang ada sekarang seperti Apache, IIS ( Internet Information Service ), Personal web server, Caudium, Xitami, Omni dan masih banyak lainnya. Dengan begitu system operasi apapun yang anda gunakan atau web server apapun yang anda gunakan php dapat berjalan dengan lancar.
Seperti telah diterangkan sebelumnya bahwa script php diolah di server kemudian ditampilkan ke client dalam bentuk HTML atau format lainnya, dengan tambahan berupa library, php mampu menampilkannya dalam berbagai macam format seperti gambar (image), pdf bahkan swf. Selain output diatas php juga mampu menghasilkan output berupa teks seperti XHTML dan XML.
Salah satu fitur dasyat PHP dibandingkan bahasa pemprogaman web lainnya adalah PHP mampu berkomunikasi hampir pada semua database yang ada sekarang, diantaranya :

Adabas D

Ingres

Oracle (OCI7 and OCI8)

dBase

InterBase

Ovrimos

Empress

FrontBase

PostgreSQL

FilePro (read-only)

mSQL Solid

Hyperwave

Direct MS-SQL
17

Sybase

IBM DB2

MySQL

Velocis

Informix

ODBC

Dan Unix dbm
Dengan PHP kita juga mampu berhubungan dengan berbagai macam protocol yang ada seperti LDAP, IMAP, SNMP, NNTP, POP3, HTTP, COM dan lainnya. Fasilitas lainnya adalah soket programming, dengan fasilitas ini kita bisa membuat script php yang dapat menghubungkan komputer pada sebuah jaringan, sehingga kita bisa bertukar data. Kemudian ada juga yang namanya COBRA Extension untuk access remote objects.
Fungsi-fungsi lain diantaranya adalah :

Bzip2 Compression Functions yaitu fungsi untuk membuat dan membaca file berformat *.zip

ClibPDF Functions yaitu fungsi untuk membuat file pdf secara on the fly, fungsi ini hampir mirip dengan PDFlib.

Cybercash Payment Functions, bagi mereka yang ingin membuat aplikasi yang berhubungan dengan E-Payment bisa menggunakan fungsi ini.

DOM XML Functions

NET Functions

Filesystem Functions

COM (for Windows) dengan fungsi ini kita mampu berkomunikasi antar aplikasi yang dibuat dengan standar com, maka dengan begitu kita bisa saling kirim data antar aplikasi.

Dan masih banyak lagi, untuk lebih jelasnya anda bisa masuk ke situs resminya yaitu www.php.net
Hal baru di PHP 5
PHP 5 adalah versi terbaru sekarang, dengan berbagai macam kelebihan yang ada dibandingkan pada versi sebelumnya yaitu versi 4, PHP 5 hadir dengan lebih banyak fungsi dan perbaikan bug.
Dengan PHP 5 kita mampu menangani dan membuat session pada object. Kemudian ada juga tambahan library seperti GD2 untuk memproses dynamic image dengan lebih efektif. Fungsi untuk menangani Form dan Simple XML juga ditingkatkan di PHP 5, dan masih banyak kelebihan dan tambahan fungsi yang dapat mempermudahkan kita untuk bekerja dengan PHP & MySQL.
18
Menginstall PHP Server di desktop
Berbeda dengan bahasa pemprogaman HTML yang tinggal klik 2 kali sudah bisa dijalankan di IE atau browser lainnya, PHP membutuhkan sebuah aplikasi yang bernama web server emulator atau server emulator atau program server untuk menjalankan scriptnya, lain halnya jika anda mempunyai koneksi internet 24 jam dan mempunyai dana lebih untuk menyewa hosting, dengan menyewa jasa hosting anda cukup mengupload script yang anda buat ke dalam server..
Apabila anda memakai alternative yang pertama dalam menjalankan script php, anda harus terlebih dahulu menjalankan aplikasi server terlebih dahulu, baru kemudian memanggil atau menjalankan script PHP.
Program server yang dapat digunakan ada banyak diantaranya adalah Phptriad, XAMPP, Reactor server, WAMP server dan masih banyak lagi, namun bagi pemula disarankan untuk menginstal XAMPP sebagai servernya, mengapa ? karena proses penginstalan server XAMPP relative lebih mudah jika dibandingkan aplikasi server lainnya, untuk mendownload XAMPP bisa didownload di situs http://www.apachefriends.org/.
Gambar : XAMPP SERVER
19
MySQL
MySQL adalah database yang cepat dan tangguh, sangat cocok jika digabungkan dengan PHP, dengan database kita bisa menyimpan, mencari dan mengklasifikasikan data dengan lebih akurat dan professional. MySQL menggunakan SQL language ( Structur Query Language ) artinya MySQL menggunakan query atau bahasa pemprogaman yang sudah standar di dalam dunia database.
Kelebihan MySQL diantaranya :
1.
Dari segi performa, MySQL tidak bisa diragukan, pemprosesan database sangat cepat
2.
Open source
3.
Mudah untuk dipelajari
4.
Kompabilitas dengan berbagai system operasi dan web server yang ada
Untuk lebih jelas mengenai MySQL anda bisa mengunjungi situs http://www.mysql.com.
Mengapa Memilih PHP & MySQL
Tidak semua bahasa pemprogaman dapat berjalan di semua sistem operasi dan web server yang ada, kalau dalam dunia programming, C dan Java adalah bahasa pemprogaman yang dapat berjalan hampir disemua sistem operasi, apalagi dengan Java, Java tidak lagi monoton masuk dalam dunia Komputer tetapi juga merambah dalam dunia mobile seperti Smartphone dan aplikasinya. PHP & MySQL adalah sebuah pasangan yang sangat cocok dan dapat berjalan di hampir semua system operasi dan web server yang ada.
Alasan lain mengapa memilih PHP & MySQL adalah karena perkembangannya yang sangat cepat apalagi PHP & MySQL adalah bahasa pemprogaman yang bersifat open source, setiap waktu selalu muncul fungsi-fungsi tambahan yang dapat meningkatkan performa keduanya, apalagi ketika PHP sudah merambah kedalam dunia desktop dengan dikembangkannya PHP GTK, maka harus menunggu apa lagi, belajarlah mulai dari sekarang, tahap demi tahap, trial and error, karena bahasa pemprogaman PHP & MySQL bisa dibilang sebuah bahasa pemprogaman masa depan. Dan jika suatu saat Anda berminat masuk kedalam dunia IT atau lebih khususnya Web Deveploment maka anda sudah siap dan tidak terlalu banyak tertinggal.
Installasi MySQL 5.1
Untuk installasi MySql 5.1 sourcenya bisa kita ambil di direktori port aplikasi di folder
/usr/ports/databases/mysql51-serverusr/ports/databases/mysql51-server/t@cybercolombuzz]
Installasi Apache
Untuk installasi Apache kita bisa mendownload file source-nya disini.
Ekstrak paket tersebut ke direktori /usr/src, diikuti dengan install paket tsb.&& make make install
Setelah paket http terinstall maka untuk menjalankannya:start
Untuk memastikan apache telah terinstall dengan baik maka bukalah web browser dan
mengetikan alamat localhost. Apabila pada browser muncul tulisan “It Works”, maka installasi
apache berhasil. Apabila ingin mengaktifkan daemon apache ketika sistem booting awal, maka
tambahkan script di /etc/rc.local
20
Installasi PHP
Untuk installasi Apache kita bisa mendownload file source-nya disini.
Ekstrak paket tersebut ke direktori /usr/src, diikuti dengan install paket tsb.
Setelah paket php terinstall maka langkah selanjutnya meng-kopikan file php.ini.dist ke
/usr/local/lib/php.ini
usr/local/lib/php.ini
Lalu edit file httpd.conf:
Untuk mengetes php beserta modulenya ter-install dengan baik maka berikan perintah untuk
merestart apache untuk memastikannya.sr/local/apache2/bin/apachectl start
Buatlah sedikit script php untuk memastikan sekali lagi module php terinstall. Misal file php
yang dibuat test.php.
?>
Installasi PHPMyAdmin
Disini penulis menggunakan versi phpMyAdmin-2.9.0-rc1.tar.bz2. Untuk mendapatkan sourcenya
kita bisa googling. Lalu download source tersebut kemudian ekstrak di direktori htdocs.
21

Komentar bertahan »

hai semua lam kenal

Komentar bertahan »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Komentar (1) »